Ads 720 x 90

Sedang Hangat

pinterest.com Sebagai wanita kita tidak bisa membaca perasaan pria apakah benar-benar suka atau sikap baiknya hanya sebatas teman saja. Hal ini tidak mudah, namun jika bersikap seperti ini dia pasti punya perasaan sama kamu. Namun wanita cenderung tidak peka, sehingga jika sudah bersikap seperti ini harusnya peka dan menyadari bahwa dia memang memiliki perasaan terhadapmu. 1. Grogi Saat Bertemu Langsung, Tapi Ramah Secara Online Pria yang suka sama kamu akan terlihat gugup dan groki ketika bertemu langsung. Padahal dia sangat ramah secara online bahkan terlihat bercanda ketika di chat. 2. Selalu Fast Respon Jika pria suka denganmu pasti tidak akan membiarkan pesanmu diabaikan dan dianggurin. Jika pria tersebut selalu cepat membalas pesanmu maka artinya dia ada rasa sama kamu. 3. Suka Bertanya Hal Diluar Topik Ketika kehabisan hal untuk dibahas, tiba-tiba dia bertanya hal diluar nalar agar tidak kehasbian obrolan. 4. Bertanya Apakah Kamu Sedang Menyukai Seseorang Secara basa-basi dia bertanya apakah kamu memiliki orang yang disuka dan bertanya apakah sedang dekat dengan seseorang. Agar dia tahu apakah dirinya memiliki kesempatan untuk mendekatimu. 5. Suka Menggodamu Biar tidak canggung, dia suka menggoda dengan cara yang manis dan romantis. Kamu merasa bahwa cara dia menggoda cering kati mengejek, menjatuhkanmu atau merendahkanmu.

Disebut 'Otak Sungsang', Busyro Kirim Salam Sayang untuk Ngabalin



GELORA.CO - Ali Mochtar Ngabalin menyebut Busyro Muqoddas berotak sungsang. Menanggapi pernyataan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) itu, Busyro malah menyampaikan salam.

"Salam sayang saja," kata Busyro saat dimintai tanggapan soal pernyataan Ngabalin, Jumat (14/5/2021) malam.

Ngabalin menyebut Busyro berotak sungsang dalam kaitannya dengan isu KPK. Busyro mengkritik kondisi terkini KPK. Belakangan, Busyro yang merupakan mantan Ketua KPK ini vokal bicara soal 75 pegawai KPK yang mendapat hasil tidak memenuhi syarat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Busyro yang merupakan Ketua Bidang Hukum dan HAM Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini merasa tidak ada manfaatnya menanggapi terlalu banyak.

"Saya akan tetap berhikmat membersamai 75 pegawai KPK yg dizalimi itu bersama tokoh, aktivis, dan pegiat masyarakat sipil lainnya yang itu bermakna luhur mulia untuk menolong rakyat korban kezaliman struktural yang semakin tandus dari kejujuran, dan terus dalam kubangan limbah politik tuna adab dan tata krama," kata Busyro.

Pernyataan Ngabalin yang kontroversial itu disampaikan lewat akun Instagramnya, Kamis (15/5/2021). Dia tidak terima dengan penilaian Busyro bahwa KPK tamat di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Otak-otak sungsang seperti Busyro Muqoddas ini merugikan persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan umat yang kuat dan berwibawa, kenapa harus tercemar oleh manusia prejudice seperti ini," tulis Ngabalin.

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengkritisi Ngabalin. Menurutnya, Ngabalin membuat pernyataan politis, bukan pernyataan substantif-ideologis seperti Busyro. Namun Ngabalin ngegas.

"Pak Busyro itu jangan memposisikan diri seperti pegiat LSM antikorupsi di PP Muhammadiyah, Anwar Abbas ya maksudnya itu (mengkritik). Sama seperti Pak Anwar Abbas, kalau mau berpolitik, masuk saja parpol, enggak usah di Muhammadiyah atau MUI. Kasihan, beliau-beliau itu kan orang baik, orang-orang terhormat," kata Ngabalin kepada wartawan, Kamis (13/5).

Terbaru, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (LHKP PWM DIY) menyebut Ngabalin tuna adab.

"Kami menuntut Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin untuk mengklarifikasi dan menyampaikan maaf secara terbuka karena telah mencederai kredibilitas Bapak Busyro Muqoddas selaku Pimpinan Muhammadiyah maupun kepada Keluarga Besar Muhammadiyah yang terusik dan gerah dengan statement ngawur tuna-adab," kata Ketua LHKP PWM DIY Suwandi Danu melalui keterangan tertulis Jumat (14/5).(dtk)

Sumber https://www.gelora.co

Related Posts

Subscribe Our Newsletter
} //]]>