Ads 720 x 90

Sedang Hangat

pinterest.com Sebagai wanita kita tidak bisa membaca perasaan pria apakah benar-benar suka atau sikap baiknya hanya sebatas teman saja. Hal ini tidak mudah, namun jika bersikap seperti ini dia pasti punya perasaan sama kamu. Namun wanita cenderung tidak peka, sehingga jika sudah bersikap seperti ini harusnya peka dan menyadari bahwa dia memang memiliki perasaan terhadapmu. 1. Grogi Saat Bertemu Langsung, Tapi Ramah Secara Online Pria yang suka sama kamu akan terlihat gugup dan groki ketika bertemu langsung. Padahal dia sangat ramah secara online bahkan terlihat bercanda ketika di chat. 2. Selalu Fast Respon Jika pria suka denganmu pasti tidak akan membiarkan pesanmu diabaikan dan dianggurin. Jika pria tersebut selalu cepat membalas pesanmu maka artinya dia ada rasa sama kamu. 3. Suka Bertanya Hal Diluar Topik Ketika kehabisan hal untuk dibahas, tiba-tiba dia bertanya hal diluar nalar agar tidak kehasbian obrolan. 4. Bertanya Apakah Kamu Sedang Menyukai Seseorang Secara basa-basi dia bertanya apakah kamu memiliki orang yang disuka dan bertanya apakah sedang dekat dengan seseorang. Agar dia tahu apakah dirinya memiliki kesempatan untuk mendekatimu. 5. Suka Menggodamu Biar tidak canggung, dia suka menggoda dengan cara yang manis dan romantis. Kamu merasa bahwa cara dia menggoda cering kati mengejek, menjatuhkanmu atau merendahkanmu.

Sungguh.BIADAB Bayi m4ti dipijak, dipu*kul dan dicucuh r*kok oleh ibu sendiri! Sampainya hatimu wahai ibu....

 Warga Kelurahan Payaman, Nganjuk, digemparkan dengan pembunuhan seorang bayi yang baru dilahirkan. Pelaku yang tak lain ibunya sendiri, SMT (27), mengakhiri hidup jabang bayi yang masih merah itu dengan keji.


Polisi mengungkap bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dengan kondisi jeratan tas plastik berwarna putih di lehernya.

"Saat kita temukan bayi itu ada jeratan tas plastik (kresek) warna putih di lehernya dan sudah meninggal," terang Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, kepada wartawan saat rilis di kantornya, Jumat (9/9/2019).

Bayi malang itu, kata Dewa, oleh pelaku disembunyikan di kolong tempat tidur dengan dimasukkan ke tas kain berwarna cokelat. Tali pusar bayi juga masih ada bekas potongan ari-ari yang belum mengering."Bekas potongan ari-ari dan tali pusar masih basah dan belum kering jadi nampak bekasnya," ujarnya.

Dewa mengungkapkan selain menjerat leher dengan tas plastik, oleh pelaku bayi itu juga sempat dipukul kepalanya mengunakan asbak rokok. Bahkan sebelum memukul dengan asbak rokok, pelaku juga sempat menutup mulut bayi dengan tangan saat menangis waktu dilahirkan.

"Jadi selain dijerat dengan tas kresek, bayi itu oleh ibunya juga sempat di tutup mulutnya dengan tangan pelaku saat menangis usai dilahirkan. Dia (SMT) panik lantaran saat bayi nangis, anak pertamanya yang tidur di sampingnya terbangun," tandasnya.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Nikolas Bagas juga menyampaikan, bahwa anak pertama pelaku yang berumur empat tahun terbangun saat bayi menangis. Pelaku sempat menyuruh anak pertama untuk mengambil gunting dan menyuruh tidur lagi.

"Jadi gunting yang diambilkan anaknya itu untuk memotong tali pusar bayi dengan posisi tangan kiri masih membekap mulut bayi. Karena bayi ternyata masih hidup, pelaku kemudian mengambil sebuah asbak rokok di bawah kolong tempat tidur lalu dipukulkan ke arah kepala bagian depan sebanyak lima kali," papar Nikolas.

Nikolas menambahkan sebelum peristiwa itu terjadi, sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku sempat mengeluh sakit perut. Pelaku meminta sang suami untuk mengeroki karena menganggap sedang masuk angin.

"Sebelumnya sempat dikeroki suami karena dianggap masuk angin," pungkasnya.

SMT, aksi ibu yang tega membunuh anak kandungnya itu awalnya diketahui oleh pihak RSUD Nganjuk saat dibawa sang suami berobat. Saat pemeriksaan di RSUD, dokter melihat ada kejanggalan dengan ditemukannya ari-ari pada perut tersangka.

Pelaku menyembunyikan bayi perempuan yang dilahirkan nya dibawah kolong tempat tidur. Bayi dengan berat 2,870 gram dan panjang 53 centimeter oleh dengan kondisi ada tali plastik warna putih di leher dan dimasukkan dalam tas kain warna coklat.

Saat ini wanita yang mengaku hanya sebagai ibu rumah tangga, itu mendekam di sel tahanan polres Nganjuk. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter
} //]]>